TEMPO.CO, Jakarta - Seorang pria dilaporkan disiksa dan dieksekusi mati di Arab Saudi karena mengirim pesan WhatsApp ketika dia berusia 16 tahun. Abdulkarim al-Hawaj adalah satu dari 37 orang yang dihukum mati di Arab Saudi pada hari Selasa kemarin, menambah daftar jumlah eksekusi di Arab Saudi tahun ini menjadi 105. Bachelet meminta rezim Arab Saudi untuk menghentikan hukuman mati lebih lanjut, termasuk eksekusi tiga terpidana mati Ali al-Nimr, Adawood al-Marhoon dan Abdullah al-Zaher. Baca: 2 WNI Lolos Hukuman Mati, Masih Ada 11 Terancam di Arab SaudiMenurut laporan eksklusif CNN yang dikutip pada 26 April 2019, sebuah dokumen yang ditulis interogator Arab Saudi mengungkapkan beberapa terpidana mati disiksa agar mengaku sebelum dieksekusi mati. 14 lainnya dieksekusi mati karena membentuk "sel teror" selama protes anti-pemerintah Arab Saudi di Kota Awamiya yang sebagian besar Syiah pada tahun 2011 dan 2012.
Source: Koran Tempo April 30, 2019 00:00 UTC