Sumber-sumber berita dalam tulisan Webb 'dipreteli' satu per satu sehingga seolah artikel itu hanyalah teori konspirasi dan fiksi belaka. Menurut //Reuters, dari tiga buzzer yang mereka wawancarai dan terlibat langsung dalam kampanye, dua di antaranya tidak peduli soal akurasi. Pemerintah, kata ia, justru meminta agar para buzzer lebih bijak dalam memiliki diksi dan tak menjelekkan satu sama lain. Kemudian, jika pernyataan Moeldoko benar tak ada keterlibatan institusi pemerintah dalam buzzer, maka sudah saatnya negara bersikap tegas. Tidak hanya menertibkan pendengung oposisi seperti banyak terjadi selama ini, tapi juga buzzer yang bergerak masif mendukung pemerintah.
Source: Republika October 06, 2019 01:52 UTC