Informasi yang diperoleh Beritasatu.com pekan lalu menyebutkan pemanfaatan sumber daya di Kawasan Konservasi Taman Pulau Kecil Gugusan Gili Balu Poto Tano (disingkat KK TPK Gili Balu) oleh masyarakat belum berkelanjutan. “Penggunaan bahan peledak itulah yang bakal merusak keindahan KK TPK Gili Balu. Seperti diketahui, sekalipun belum banyak dikenal luas, KK TPK Gili Balu memiliki magnet dan daya tarik yang cukup bagus. Hal itu termasuk dengan KK TPK Gili Balu yang mempunyai potensi besar untuk dikembangkan. Unntuk diketahui, KK TPK Gili Balu menjadi bagian dalam program Coral Reef Rehabilitation Management Program-Coral Triangle Initiative (COREMAP-CTI).
Source: Suara Pembaruan October 22, 2019 02:26 UTC