JawaPos.com – Para tenaga kerja asing (TKA) Tiongkok rupanya punya cara tersendiri untuk menyambung hidup di "Desa Tiongkok. Demi menekan biaya hidup di hutan Cigudeg, mereka membawa bibit dan menanam sendiri berbagai jenis sayur di halaman barak, tak jauh dari kawasan tambang. Rata-rata, kata Fredy, para TKA ini sudah tinggal di lokasi antara satu minggu sampai empat bulan. “Ini semua ada paspor dan KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas) tapi masih di sponsor belum diberikan. “Masih di sponsor yang bawa mereka ke sini.
Source: Jawa Pos January 17, 2017 10:49 UTC