Adapun harga awal yang dia tawarkan ke konsorsium PNRI untuk membeli seluruh printer yang dibutuhkan hanya sebesar Rp 13 miliar. "Saya kurang ingat ya (harga satuan), tapi dari Rp 13 miliar itu tinggal dibagi, totalnya ada 996 paket printer," sambung dia. Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi, Irene Putri juga menanyakan harga coding antara printer yang disediakan PT Noah dengan software e-KTP. Khusus untuk jasa coding, sambung Frans, PT Noah mendapat invoice dari produsen printer untuk pembayaran coding sebesar 79.075 dolar Amerika Serikat. Diketahui PT Noah adalah subkontraktor PT LEN Industri, salah satu perusahaan dalam konsorsium Perum PNRI yang memenangkan tender proyek e-KTP.
Source: Jawa Pos September 04, 2017 16:18 UTC