Namun, lanjut Awi, penyebab kecelakaan tersebut masih didalami pihak kepolisian setelah Hendi menyerahkan diri sehari setelah kecelakaan tersebut, Sabtu (23/7). Menurut pengakuan Hendi, kecelakaan tersebut terjadi karena dirinya mengantuk sehingga tidak dapat menguasai angkotnya dan akhirnya menabrak lima orang. Untuk identitasnya namanya Hendi dengan kendaraan angkot trayek R14 B 5317 CTX,” ujar Awi kepada wartawan, Selasa (6/7). REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seorang sopir angkot bernama Hendi akhirnya menyerahkan diri kepada pihak kepolisian setelah menabrak 5 orang hingga tewas di Serpong, Tangerang, Jumat (22/7) belum lama ini. Saat kejadian, angkot Hendi berangkat dari Tangerang ke BSD dengan kecepatan tinggi dan akhirnyamenabrak truk molen SGG dengan pelat nomor B 9071 NIB, sehingga lima orang meninggal dan tiga orang mengalami luka-luka.
Source: Republika July 27, 2016 00:45 UTC