REPUBLIKA.CO.ID, BANGKOK -- Pemerintah Thailand menyatakan kekhawatiran terhadap wabah virus zika yang akan menganggu industri pariwisata. Dilansir dari Strait Times, otoritas kesehatan Thailand tidak memberikan perhatian khusus terhadap virus zika, seperti yang dilakukan terhadap demam berdarah. "Demam berdarah dianggap lebih serius karena dianggap dapat menyebabkan kematian, jadi mereka lebih memperhatikan demam berdarah daripada zika," ujar Chokejindachai. Sedangkan mendiagnosis demam berdarah hanya membutuhkan waktu 15 menit. Sementara, ahli epidemiologi di Departemen Kesehatan (MoH) Singapura, Anuttarasakdi Ratchatatat, mengatakan Thailand saat ini tengah memerangi zika dengan melakukan penyemprotan di daerah penuh nyamuk.
Source: Republika September 12, 2016 09:33 UTC