Ketua Kelompok Tani Indonesia Harapan Makmur: Kami menyadari perbuatan itu tidak etisREPUBLIKA.CO.ID, DEMAK -- Para petani di Desa Jerukgulung, Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, meminta maaf atas aksi buang cabai di jalan. Mereka menyadari kesalahan akibat aksi buang cabai tersebut. Permintaan maaf tersebut juga dibarengi permohonan kepada para khalayak untuk menghapus beredarnya video aksi buang cabai termasuk berita tidak benar terkait aksi tersebut. “Kami menolak pernyataan adanya impor karena nyatanya tidak ada impor cabai. Selain itu, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman untuk bermitra dengan Toko Tani Indonesia (TTI) dan PT Indofood CBP sebagai wujud pengamanan harga panen.
Source: Republika January 14, 2019 01:07 UTC