REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perasaan tidak khusyuk saat menunaikan sholat kerap menimbulkan kegelisahan bagi sebagian Muslim. Pertanyaan pun muncul, apakah kondisi tersebut membuat sholat tidak diterima? Menjawab hal itu, Syekh Mahmud menjelaskan terdapat perbedaan antara sholat yang sah dan sholat yang diterima. “Orang yang beribadah tidak bisa memastikan apakah amalnya, baik sholat maupun ibadah lainnya, diterima atau tidak,” ujarnya. “Harus tetap menunaikan sholat tepat waktu, menjaganya, dan terus berusaha meraih kekhusyukan,” katanya.
Source: Republika March 27, 2026 13:51 UTC