IklanTEMPO.CO, Jakarta - Tim Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar menemukan indikasi rekayasa sistem dengan setting-an algoritma tertentu di server milik Komisi Pemilhan Umum atau KPU. Setting-an itu diduga diatur untuk memenangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden tertentu. Bambang mengatakan temuan itu diketahui berdasarkan analisis kajian forensik terhadap server KPU yang dilakukan tim IT Anies-Muhaimin. Saat ini, kata Bambang, ada tim khusus yang sedang memeriksa seluruh data yang ada di server KPU. Di formulir C1, suara dari pasangan calon nomor urut satu Anies-Muhaimin meraih suara 108 suara.
Source: Koran Tempo February 17, 2024 15:38 UTC