REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Tim SAR gabungan mendirikan tenda di puncak Bukit Bulusaraung, Kabupaten Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan, untuk menunggu cuaca membaik demi memulai evakuasi pesawat ATR 42-500 yang ditemukan Minggu pagi. Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Edy Prakoso, menyatakan bahwa tim SAR bertahan di lokasi karena cuaca buruk dan medan ekstrem menghambat proses evakuasi. Basarnas terus berkoordinasi dengan TNI, Polri, dan unsur potensi SAR lainnya untuk memastikan operasi berjalan aman dan efektif, dengan prioritas utama keselamatan personel. Pesawat ATR 42-500 dengan registrasi PK-THT mengangkut 10 orang, termasuk tiga pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), yakni Ferry Irawan, Deden Mulyana, dan Yoga Naufal. Satu korban berjenis kelamin laki-laki telah dievakuasi dari lokasi jatuhnya pesawat di jurang berkedalaman sekitar 200 meter di kawasan tersebut.
Source: Republika January 19, 2026 01:02 UTC