Un.orgTEMPO.CO, Gorno-Badakhshan - Dalam sebuah statistik disebutkan, lebih dari 60 persen keluarga di Tajikistan mencari peruntungan di Rusia untuk mengadu nasib. Untuk mendukung program tersebut, Tajikistan memperkuat sektor wisata dengan membuka kursus wisata di berbagai perguruan tinggi lokal pada 2012, namun disayangkan materi pembelajaran wisata luar ruang sangat sedikit. Dia suka rela berbagi ilmu pengetahuan dengan warga lokal Tajikistan untuk mengajarkan pengalamannya khususnya kepada perempuan Tajisktan agar bisa menjad pemandu wisata alam. "Seluruh pengalaman Oriol ditulis untuk dijadikan buku petunjuk naik gunung dan menjadi pemandu wisata alam," papar Al Jazera. Di sana, pemandu wisata dilakukan laki-laki tapi jumlahnya sedikit, adapun kaum hawa sama sekali tidak ada."
Source: Koran Tempo October 01, 2016 04:07 UTC