TK / Nasional / Minggu, 03 April 2022, 13:47 WIBIlustrasi | Foto: istJAKARTA - Marak terjadi penipuan investasi bodong, diketahui hingga saat ini, jumlah korban robot trading DNA Pro bertambah banyak. Dia menyatakan, menyerahkan sejumlah alat bukti kepada penyidik, termasuk rekening para pemilik robot trading tersebut. Mereka diiming-imingi investasi berbasis robot trading dengan kemudahan pencairan depositnya kapan saja tanpa batas. Pada awalnya, Juda mengatakan beberapa member DNA Pro bisa mendapatkan keuntungan dari robot trading ini. Dengan begitu, total telah terdapat 365 korban robot trading DNA Pro yang melapor ke polisi dengan total kerugian mencapai Rp 91,5 miliar.
Source: Koran Tempo April 03, 2022 12:56 UTC