JawaPos.com – Sudah sekian waktu berlalu, tapi Sri Pancarina masih menyesali benar keputusan lima siswinya yang memilih menikah dini. Menurut Kepala Bidang Perlindungan Anak DP3AKB Lotim Hazrin, angka pernikahan dini tersebut meningkat secara signifikan sejak Mei lalu. Lenny menyatakan, ada 22 provinsi yang angka pernikahan dininya di atas angka nasional. Secara nasional, angka pernikahan dini mencapai 10,82 persen. Sementara itu, DKI Jakarta dan Jogjakarta menjadi provinsi terendah angka pernikahan dininya.
Source: Jawa Pos August 27, 2020 08:48 UTC