REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA -- rUMOR yang menghubungkan Neymar dengan langkah sensasional ke Paris Saint-Germain (PSG) diyakini mantan presiden Barcelona Joan Gaspart sebagai 'balas dendam'. "Neymar tidak akan meninggalkan Barca," kata Gaspart kepada RAC1, dikutip Football Espana, Kamis (20/7). "Apa yang terjadi adalah bahwa PSG membalas karena mereka terganggu oleh pergerakan untuk menandatangani pemain mereka (Verratti). "Saya berharap Neymar membersihkan diri bahwa dia tidak akan pergi segera. "Saya yakin bahwa kita menyaksikan taktik untuk membuat (Barcelona) tidak stabil dari PSG," jelasnya.
Source: Republika July 21, 2017 00:33 UTC