TEMPO.CO, Jakarta – Para penyedia jasa ibadah umrah berancang-ancang menormalkan layanan secara bertahap sejak dibukanya izin kunjungan jemaah asing oleh Pemerintah Arab Saudi. Ketua Umum Serikat Penyelenggara Umrah dan Haji (SAPUHI), Syam Resfiadi, mengatakan para pimpinan biro umrah sedang merencanakan skema layanan yang sesuai dengan syarat perjalanan di masa pandemi. “Karena belum semua bisa berangkat, harus atur strategi dulu, baru menggencarkan penjualan lagi,” ucapnya kepada Tempo, Senin 2 November 2020..Indonesia terdaftar sebagai negara yang jemaahnya boleh berkunjung ke Arab Saudi. Dengan pengawasan protokol kesehatan yang ketat, Saudi mulai membuka izin umrah untuk penduduknya sendiri sejak bulan lalu. Dari kuota 10 ribu kunjungan umrah yang dibuka setiap hari, kata Syam, ada 700-800 slot untuk jemaah Indonesia.
Source: Koran Tempo November 03, 2020 00:00 UTC