Selain investasi di sektor industri kreatif dan jasa, Sumatra Barat juga menjadi sasaran untuk investasi di sektor pariwisata, terutama dengan diajukannya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandeh dan Mentawai. Tren investasi di Sumatra Barat memang menunjukkan adanya kenaikan dari tahun ke tahun. Dari sebanyak 43 proyek di tahun 2011, angkanya terus merangkak naik menjadi 45 proyek di tahun 2012, 94 proyek di 2013, 72 proyek di tahun 2014, dan 127 proyek di pengujung 2015 lalu. Angkanya melonjak menjadi 75 juta dolar AS di tahun 2012, 91,4 dolar AS di tahun 2013, 112,1 juta dolar AS di tahun 2014, dan sempat anjlok menjadi 70 juta dolar AS. Namun, tahun 2016 lalu investasi di Sumbar gembali menggeliat oleh penanaman modal dalam negeri yang menyentuh 219 juta dolar AS.
Source: Republika August 06, 2017 18:00 UTC