Setelah menyapa anak-anak, Tria memandu mereka untuk memberikan salam dalam bahasa Inggris kepada tamu-tamu yang hadir siang itu (12/10). Saat sesi permainan membaca kata-kata dalam bahasa Inggris, anak-anak itu semakin antusias. Bungsu dua bersaudara itu ingin mengembangkan minat baca serta mengajarkan bahasa Inggris, terutama untuk anak-anak kurang mampu di lingkungan pasar. Sering melewati Pasar Karombasan ketika berangkat kuliah, Tria melihat banyak anak yang siang sepulang sekolah berada di pasar. ”Belajarnya di tempat-tempat kosong di pasar,” ujarnya.
Source: Jawa Pos October 25, 2017 14:48 UTC