REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden AS Donald Trump mengatakan dia belum akan mengumumkan status darurat untuk mengakhiri shutdown atau penutupan sebagian pemerintahan AS, yang telah berlangsung hingga hari ke-23 pada Ahad (13/1). Shutdown terjadi setelah Trump bersikeras untuk meminta dana sebesar 5,7 miliar dolar AS untuk membangun tembok perbatasan dengan Meksiko yang ditentang Partai Demokrat. Shutdown terpanjang sebelumnya terjadi selama 21 hari pada 1995-1996 di bawah kepemimpinan mantan presiden AS Bill Clinton. Pada pertemuan di Gedung Putih Jumat (11/1) lalu, Trump mengatakan pengumuman status darurat akan menjadi jalan keluar yang mudah. "Jika mereka tidak dapat melakukannya ... Saya akan mengumumkan status darurat nasional.
Source: Republika January 13, 2019 13:30 UTC