TEMPO/Dhemas ReviyantoTEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto beda suara dengan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah perihal penyampaian nota keberatan ke Presiden Joko Widodo tentang pencegahannya atau cekal oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebab, menurut mereka, pencegahan tersebut mengganggu agenda dan kerja Setya Novanto sebagai Ketua DPR. Kritik itu diikuti dengan apa yang diklaim Fahri Hamzah sebagai pengiriman nota keberatan ke Istana Kepresidenan. Baca pula:Tak Gubris Protes Fahri Hamzah, KPK Tetap Cekal Setya NovantoPertanyakan Cekal Setya Novanto, TPDI: Fahri Hamzah Memalukan DPRSetya melanjutkan bahwa dirinya juga sudah mengucapkan terima kasih kepada semua fraksi dan pimpinan yang mendorong pengiriman nota keberatan tersebut. Dimintai penegasan apakah berarti pengiriman nota keberatan ke Presiden Joko Widodo bisa dinyatakan batal, Setya Novanto mengiyakan dengan suara lirih.
Source: Koran Tempo April 19, 2017 13:07 UTC