Hal ini dikarenakan adanya peralihan penggunaan kamar hotel dari kelas bintang ke virtual hotel operator. Sementara itu, untuk tingkat penggunaan kamar hotel klasifikasi bintang pada periode Januari-November 2019 cenderung lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Namun, katanya, sebagian besar turis asing lebih tertarik menggunakan AirBnB dibandingkan dengan virtual hotel operator seperti OYO dan RedDoorz. Menurutnya, masuknya era transformasi digital dengan inovasi teknologi yang salah satunya adalah virtual hotel operator. Apalagi, terjadi pola pergeseran wisatawan dalam menginap di hotel, seiring dengan meningkatnya standardisasi pelayanan untuk menjamin kenyamanan menginap di jaringan penginapan RedDoorz.
Source: Koran Tempo January 03, 2020 02:26 UTC