ilustrasi(freepik)KANTOR Kepresidenan Turki membantah keras laporan yang menyebut pihaknya mengirimkan bantuan persenjataan ke Iran di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah. Ankara menegaskan bahwa tuduhan tersebut adalah bentuk disinformasi dan "propaganda hitam" yang bertujuan merusak citra diplomasi Turki. "Laporan yang mengklaim bahwa Turki memasok Iran dengan rudal anti-pesawat modern dan rudal drone, serta tuduhan bahwa jet tempur F-15 Amerika yang jatuh diduga terkena sistem pertahanan udara portabel Turki, adalah sepenuhnya salah dan tidak benar," tegas DMM dalam pernyataan resminya, Minggu (5/4). Baca juga : Iran Klaim Hancurkan Markas Komandan AS dan Israel dengan Drone serta RudalPemerintah Turki menilai klaim palsu tersebut merupakan serangan perang psikologis yang disengaja. Dengan bantahan resmi ini, Turki berusaha mengamankan posisinya sebagai mediator netral dan mencegah terseret lebih jauh ke dalam pusaran konflik bersenjata antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
Source: Media Indonesia April 05, 2026 09:51 UTC