ANKARA, KOMPAS.com - Turki membebaskan ratusan tentara yang ditahan terkait upaya kudeta, seperti yang diberitakan media lokal pada Sabtu (30/7/2016). Sejauh ini, lebih dari 60.000 orang telah ditahan dan dipecat karena dituding terlibat dalam kudeta yang berakhir dengan kegagalan pada pertengahan bulan ini. Selain itu, Presiden Turki Tayyip Erdogan mengaku akan membatalkan tuntutan hukum terhadap orang-orang yang menghina dirinya. Sebelumnya, para jaksa di Turki telah mengerjakan lebih dari 1.800 kasus penghinaan terhadap Erdogan sejak tokoh tersebut menjadi presiden pada 2014 lalu. Erdogan mengatakan bahwa sikap negara Barat itu memalukan karena lebih mementingkan nasib dalang kudeta dibandingkan membela sesama anggota NATO.
Source: Kompas July 30, 2016 23:26 UTC