Turki dan Yunani tengah berselisih soal wilayah di Mediterania timur. REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL -- Juru bicara kepresidenan Turki, Ibrahim Kalin, menyatakan, Ankara dan Athena dapat segera melanjutkan pembicaraan mengenai klaim Mediterania yang diperebutkan, Ahad (20/9). Ketegangan berkobar bulan lalu ketika Turki mengirim kapal untuk menyurvei gas dan minyak di perairan wilayah itu. Bulan lalu Yunani dan Turki berada di ambang untuk melanjutkan pembicaraan eksplorasi yang ditangguhkan pada 2016. Tapi, Turki memutuskan kontak dan mengirim Oruc Reis ke perairan yang disengketakan setelah Yunani menandatangani kesepakatan demarkasi maritim dengan Mesir.
Source: Republika September 20, 2020 15:56 UTC