TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Direktur Rabobank Indonesia Jos Luhukay menuturkan kinerja perseroan bukanlah alasan perseroan menutup operasinya di Indonesia. Baca juga: Eksklusif: Bos Rabobank Blak-blakan Soal Isu Tutup di Indonesia"Enggak ada, kami tumbuh baik pada 2017 dan 2018. Dalam laporan keuangannya sejak 2010 hingga 2018 terlihat kinerja Rabobank Indonesia yang berfluktuasi. Namun, setelah periode itu, kinerja Rabobank terus merosot hingga akhirnya memutuskan untuk menghentikan operasi. Penurunan kredit Rabobank terjadi akibat perbaikan proses internal dan penyaluran kredit lebih berhati-hati untuk mitigasi risiko.
Source: Koran Tempo May 03, 2019 08:37 UTC