Twitter tak akan izinkan penggunanya mengeklaim kemenangan sebelum waktu pemilu tiba. REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Twitter mengatakan tidak akan mengizinkan penggunanya, termasuk kandidat, untuk mengeklaim kemenangan sebelum waktunya dalam pemilihan AS yang akan datang. Setiap cuitan yang mengeklaim kemenangan sebelum proyeksi yang jelas akan ditambahkan label peringatan oleh Twitter. Selain larangan klaim kemenangan yang lebih awal, Twitter juga akan menghapus cuitan yang memicu gangguan pada hasil pemilu, seperti melalui aksi kekerasan. Twitter juga akan menghapus cuitan yang mendorong kekerasan atau menyerukan orang untuk mengganggu hasil pemilu atau kelancaran tempat pemungutan suara.
Source: Republika October 10, 2020 13:10 UTC