REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali masuk pemeringkatan Sinta versi Kementrian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN). Taufik Baidawi, kepala bagian Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UBSI mengatakan pencapaian ini tidak terlepas dari peran seluruh dosen yang telah melakukan update ID Google Scholar, ID Sinta dan ID Scopus. Ia menjelaskan dengan jumlah data dosen sebanyak 966 yang telah verified Authors, kemudian ada 20 Jurnal yang telah ter-akreditasi RistekBrin, hal ini turut memberikan kontribusi terhadap peningakatan score affiliation sinta. Lebih lanjut ia berharap akan ada lebih banyak lagi penelitian-penelitian yang akan dipublikasi oleh dosen-dosen UBSI, sehingga ke depannya UBSI akan lebih baik lagi baik pemeringkatan dalam skala Nasional ataupun Internasional. “Melalui LPPM, kami akan terus mendorong dan memotivasi seluruh dosen UBSI agar lebih banyak lagi penelitian-penelitian yang dihasilkan dan juga mampu memberikan kontribusi positif bagi seluruh masyarakat Indonesia,” paparnya.
Source: Republika October 27, 2020 13:07 UTC