TEMPO.CO, Jakarta - Uni Emirat Arab (UEA) membuka kembali kedutaan besarnya di Damaskus, Suriah, pada Kamis dan menandai dukungan diplomatik untuk Presiden Bashar al-Assad. Langkah UEA ingin menormalkan hubungan dan mengurangi risiko campur tangan regional ketika sekutu Arab mendukung pemberontak Suriah, dan ini sangat penting bagi jalannya perang. Pembukaan kembali kedutaan adalah langkah menuju rehabilitasi Suriah oleh rekan-rekan Arabnya setelah keanggotaan Suriah di Liga Arab ditangguhkan tujuh tahun lalu. Seorang pria memasang lambang kedutaan besar Uni Emirat Arab di Damaskus selama pembukaan kembali kedubes, Suriah 27 Desember 2018. UEA adalah salah satu dari beberapa negara-negara Liga Arab yang mendukung kelompok-kelompok bersenjata yang menentang Assad, meskipun perannya kurang menonjol dibandingkan dengan Arab Saudi, Qatar atau Turki, kata sumber-sumber pemberontak Suriah.
Source: Koran Tempo December 28, 2018 02:26 UTC