REPUBLIKA.CO.ID, LJUBLJANA - Badan sepak bola Eropa, UEFA, akan mempertimbangkan secara serius untuk memperkenalkan pembatasan gaji, untuk membantu level permainan di olahraga ini, kata presidennya seperti dikutip pada Jumat (30/6). Pembatasan itu akan ditujukan sebagai jembatan celah besar antara klub-klub terkaya Eropa dan sisanya, serta mencegah tim-tim papan atas menimbun pemain dalam daftar gajinya. "Klub-klub terkaya bertambah kaya dan celah antara mereka dan sisanya semakin besar," kata presiden UEFA Aleksander Ceferin kepada Mladina, majalah mingguan yang berbasis di Ljubljana. "Pada masa yang akan datang, kami akan harus mempertimbangkan secara serius kemungkinan membatasi bujet klub untuk gaji para pemain," tambahnya, tanpa memberikan kerangka waktu yang spesifik. Mengenai masalah anggota skuad yang membengkak, ia mengatakan banyak klub elit membeli pemain yang tidak mereka butuhkan dan yang berakhir di tempat yang tidak jelas.
Source: Republika June 30, 2017 23:03 UTC