Risiko membuka kembali aktivitas belajar mengajar di sekolah harus dimitigasi. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Universitas Indonesia (UI) melalui Southeast Asian Ministry of Education Organization – Regional Center for Food and Nutrition (Seameo Recfon) mengusulkan adanya mitigasi risiko saat aktivitas sekolah kembali dibuka. Pusat Kajian Gizi Regional juga mengatakan bahwa pembukaan kembali sekolah merupakan keputusan yang kompleks dan membutuhkan banyak pertimbangan dan keahlian. Ada kekhawatiran besar pada orang tua siswa mengenai risiko kesehatan anak-anak mereka ketika sekolah dibuka kembali, sedangkan perhatian terhadap upaya intervensi, selain penutupan sekolah, masih sangat terbatas. "Maksud kami bukan mengecilkan risiko Covid-19 terhadap anak, namun mari bersama-sama memitigasi risiko ketika membuka kembali aktivitas belajar mengajar di sekolah agar capaian belajar dapat tetap terpenuhi dan anak-anak dapat tetap sehat," ujar Ahmad.
Source: Republika July 02, 2020 15:00 UTC