Menurutnya pemberian bantuan ini dikoordinir oleh Lembaga Sosial Kemanusiaan Social Trust Fund (STF) UIN Jakarta. "Sejak 27 Maret 2020, STF membuka laporan online bagi mahasiswa UIN Jakarta yang masih tinggal di kos di sekeliling kampus dan membutuhkan bantuan," ujar Yusuf dalam keterangan yang didapat Republika.co.id, Rabu (1/4). Kasubag Akademik Fakultas Ushuluddin, Mega Ratnasari menuturkan, sehari setelah STF membuka laporan online, Ahad (29/3), ada 268 mahasiswa rantau yang melaporkan kebutuhan pangan tersebut. Ia menambahkan, jumlah mahasiswa yang membutuhkan bantuan terus bertambah. Untuk memenuhi kebutuhan pangan ini STF UIN Jakarta pun menggandeng warung-warung makan yang berada di sekitar kampus.
Source: Republika April 01, 2020 00:00 UTC