Kompetisi ini memberikan dua pilihan tema bagi para calon partisipan, yaitu menghormati bendera perspektif hukum Islam dan menyanyikan lagu kebangsaan perspektif hukum Islam. Namun demikian, unggahan kompetisi penulisan artikel melalui akun IG BPIP tersebut menuai tanggapan miring, bahkan “sinis”, dari sebagian kalangan, yang menuduh bahwa ide kompetisi yang menekankan perspektif hukum Islamm menunjukkan kecenderungan islamophobia, karena pilihan temanya dianggap menyudutkan umat Muslim. Sebagian yang lain melihat kompetisi ini sudah usang karena hubungan agama dengan simbol nasionalisme tidak perlu dibahas lagi. Atas dasar itulah, berbeda dengan tanggapan miring sebagian kalangan terhadap prakarsa kompetisi penulisan artikel BPIP tersebut, Pusat Studi Pancasila dan Bela Negara (PSPBN) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta justru memberikan dukungan penuh terhadap kompetisi itu dengan beberapa pertimbangan:1. Dengan pertimbangan-pertimbangan di atas, kami berharap kompetisi penulisan artikel ini mendapat dukungan dari semua elemen bangsa dan tidak lagi perlu dijadikan polemik yang berkepanjangan.
Source: Republika August 15, 2021 02:52 UTC