REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) akan mendirikan Museum Peradaban Islam Asia Tenggara di gedung edutorium. "Saya ingin ke depan gedung ini dikunjungi orang terus-menerus termasuk mancanegara karena ada museum," kata Rektor UMS Sofyan Anif di Solo, Sabtu (24/10). Nantinya setelah proses pembangunan edutorium tersebut selesai, pihaknya akan segera membentuk tim dalam pendirian museum ini. Ia mengatakan nantinya museum tersebut akan berisi beberapa barang peninggalan sejarah, di antaranya buku, pakaian adat, dan budaya yang ditetapkan masing-masing negara. Sebelumnya, arsitektur edutorium sekaligus Dosen Arsitek UMS Muhammad Siyam Priyono Nugroho mengatakan saat ini progres pembangunan sudah hampir selesai.
Source: Republika October 24, 2020 12:22 UTC