Imbauan itu muncul setelah sebuah unggahan di Facebook menyebabkan seorang pria bernama Subaidi tewas. Dedi menuturkan, kasus itu berawal dari sebuah unggahan di Facebook milik Habib Bahar. Unggahan itu menampilkan Habib Bahar sedang memegang senjata tajam katana dengan keterangan (caption) 'Siapa pendukung Jokowi yang ingin merasakan pedang ini'. "Kemudian, unggahan itu dibalas oleh akun Facebook atas nama Idris Afandi Afandi dengan tulisan 'saya pingin merasakan tajamnya pedang Habib Bahar tersebut'," katanya. Bahrud ingin mengklarifikasi, apakah Idris adalah pemilik akun "Afandi" yang membalas unggahan Habib Bahar.
Source: Republika November 29, 2018 09:00 UTC