TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi geram dengan tudingan Uni Eropa yang menilai produk turunan kelapa sawit Indonesia tidak ramah lingkungan. Menurutnya, tuduhan itu tidak lain alasannya hanya persaingan bisnis antarnegara, karena Benua Biru lebih banyak memproduksi minyak bunga matahari. "Uni Eropa memunculkan isu bahwa CPO tidak ramah lingkungan. CPO ini bisa lebih murah dari minyak bunga matahari yang mereka hasilkan," kata Jokowi melalui akun media sosial Instagram resminya, Sabtu, 11 Januari 2020. Kita jadikan campuran untuk biodiesel melalui program B20 tahun lalu, kini mulai B30, dan nanti jadi B50," kata Jokowi.
Source: Koran Tempo January 11, 2020 08:48 UTC