REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat militer Muradi mengatakan, terdapat dua pintu untuk melakukan impor, pengadaan, atau pembelian senjata api. Ia pun tak setuju apabila untuk urusan itu hanya dijadikan satu pintu saja. "Ada dua pintu untuk itu, pintu pertama, untuk senjata nonmiliter untuk sekadar melumpuhkan atau buat latihan dan sebagainya. Meski begitu, ia tak setuju apabila soal senjata ini nantinya dijadikan satu pintu saja. Karena itu, Muradi mengatakan, jika mau dijadikan satu pintu, satu pintu untuk perundang-undangannya.
Source: Republika October 11, 2017 08:26 UTC