JawaPos.com – Huawei mengumumkan perkembangan terbaru dari ekosistem Huawei Mobile Services (HMS) dan toko aplikasi AppGallery recikannya pada China Internet Conference ke 19, belum lama ini di Tiongkok. Usai dicerai Google sebagai dampak dari perang dagang AS-Tiongkok, selama setahun ke belakang ini, Huawei bisa dibilang babak belur untuk bisa selamat di industri smartphone tanpa dukungan Android dan layanan Google Mobile Service (GMS). Akhirnya, Huawei memutuskan untuk membuat layanan sendiri yakni HMS dan toko aplikasi AppGallery yang serupa dengan Google Play Store. Di sana, mereka mengajak para pengembang aplikasi untuk masuk ke ekosistem mereka dan membuat aplikasi yang bisa berjalan di ekosistem HMS. Saat ini, Huawei Mobile Services dilaporkan telah mendirikan enam pusat regional di seluruh dunia.
Source: Jawa Pos July 31, 2020 04:46 UTC