REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK CITY — Penembakan terhadap imam masjid dan asistennya di Queens, New York, Amerika Serikat menjadi serangan terbesar yang diterima pemimpin Muslim lokal dalam beberapa tahun belakangan ini. Ketakutan pun sempat menjalar ke komunitas Muslim di Queens yang didominasi oleh warga keturunan Bangladesh. Peristiwa itu membuat Muslim di lingkungannya merasa takut. Ibrahim Hooper, Direktur Komunikasi Nasional untuk Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR), menjelaskan, kejadian tersebut merupakan kasus terbesar yang pernah menimpa pemimpin Muslim. Untuk kasus di Queens, Hooper menjelaskan, CAIR menawarkan hadiah 10 ribu dolar AS untuk informasi yang menunjukkan kepada pelaku penembakan tersebut.
Source: Republika August 15, 2016 03:33 UTC