Botol kecil berlabel stiker "Vaccine COVID-19" dan jarum suntik medis dalam foto ilustrasi yang diambil pada 10 April 2020. [REUTERS / Dado Ruvi]TEMPO.CO, Jenewa - Katherine O'Brien, Direktur Departemen Imunisasi, Vaksin, dan Biologis WHO, Jumat, 27 November 2020, mengatakan studi pemodelan dalam kondisi tertentu menunjukkan bahwa sekitar 60 hingga 70 persen populasi harus kebal guna membendung atau menghentikan penularan Covid-19. O'Brien menambahkan bahwa WHO tidak dapat memberikan angka pasti dari proporsi populasi yang perlu diimunisasi. "Jawaban untuk hal itu bisa diketahui dari studi pemodelan," ujarnya dalam sebuah konferensi pers virtual Jumat. "Studi-studi pemodelan ini ... dalam berbagai kondisi telah menyimpulkan bahwa sekitar 60 hingga 70 persen populasi harus kebal, mungkin melalui imunisasi, untuk mencapai penurunan atau penghentian penularan Covid-19," tuturnya.
Source: Koran Tempo November 29, 2020 04:30 UTC