JawaPos.com - Polisi terus menelusuri aliran dana hasil penipuan yang dilakukan Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Berdasar informasi yang dihimpun Jawa Pos, Taat Pribadi sering menyebutkan bahwa Vijei menerima aliran dana. "Sementara itu, dia (Taat, Red) menyebut dirinya sebagai komisaris perusahaan tersebut," ujar salah seorang sumber internal Polda Jatim. Di dalam surat bernomor 0605 EBM-2005 yang dikeluarkan tanggal 8 Mei 2005 itu, Taat Pribadi tercatat memegang jabatan komisaris utama. Namun, setelah dicek lebih teliti, tidak ada nama Taat Pribadi di dalam daftar pengurus PT Emas Batangan Mulia.
Source: Jawa Pos November 03, 2016 02:13 UTC