“Sesuai Pergub No 33 Tahun 2018, kami diamanatkan untuk melaksanakan proyek ITF sebagai upaya kita bersama mengurangi masalah sampah kota. Proyek pertama kami, ITF Sunter mampu mengubah sampah menjadi energi listrik 35MW dari material 2.200 ton sampah perhari,” kata Dwi. PPA ITF Sunter senilai USD 11,88 sen per kWh dari fasilitas yang dibangun setelah negosiasi antar pihak dan sumber pendanaan dirampungkan. “Kami mengapresiasi PT PLN serta dukungan Kementerian ESDM dalam upaya mewujudkan pembangunan ITF Sunter. Fasilitas ITF Sunter terhubung dengan Gardu Induk Kemayoran melalui jalur transmisi 150kV sepanjang 2,2 kilometer.
Source: Jawa Pos October 16, 2019 05:48 UTC