HANOI, KOMPAS.com – Media Vietnam, Kamis (25/8/2016), melaporkan, seorang wanita membayar temannya untuk memotong tangan dan kakinya sebagai upaya untuk mengajukan klaim asuransi. Wanita, yang diidentifikasi hanya sebagai LTN, telah dirawat ke rumah sakit Hanoi, sejak Mei lalu akibat sepertiga kaki kiri dan sepertiga tangan kirinya putus. Kemudian wanita itu mengatakan kepada polisi bawah kaki dan tangan kirinya buntung karena disambar kereta api saat ia berjalan menyusuri rel. “Kemudian dia selanjutnya memberikan informasi palsu kepada polisi," kata Kepala Polisi Bac Tu Liem Nguyen Thanh Tung, kata surat khabar tersebut. Polisi Hanoi menolak berkomentar tentang kasus ini, namun laporan mengatakan wanita itu menawarkan temannya sekitar 2.000 dollar AS untuk jasa amputasi tangan dan kakinya itu.
Source: Kompas August 25, 2016 10:28 UTC