NEW YORK, KOMPAS.com - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) mengatakan bahwa terorisme tumbuh di negara-negara gagal karena mereka merasa tidak punya harapan dan banyaknya pengangguran. Wapres menjelaskan, negara-negara gagal tersebut antara lain terjadi karena serbuan Amerika Serikat, seperti yang terjadi di Irak, Suriah, Lebanon dan Afganistan. Wapres juga menjelaskan saat ini di Indonesia telah dilakukan program de-radikalisasi terhadap lebih dadi 10.000 mantan teroris yang dipenjara di 72 penjara di seluruh Indonesia. Wapres JK menjelaskan hal itu terjadi karena di Indonesia sejak dahulu hidup dalam harmoni. Sebagai contoh, menurut Wapres JK, konflik di Poso dan Ambon terjadi justru karena demokrasi.
Source: Kompas September 23, 2017 01:40 UTC