Dikutip dari Rakyat Bengkulu (Jawa Pos Group), nasib apes itu dialami Firman (40), salah seorang warga binaan (Lapas) Kelas II/A Kota Bengkulu, Bentiring. Kondisinya yang lebam ini diketahui oleh sang istri, Sukami (36) yang berkunjung ke lapas tersebut untuk menjenguk sang suami, Sabtu (13/8). Saat bertemu, Sukami kaget dan marah bukan kepalang melihat wajah sang suami yang penuh lebam dan luka. Kaget dan takut dengan kondisi sang suami, Sukami pun menanyakan penyebabnya. Sementara itu belum diketahui pemicu yang menyebabkan beberapa napi marah dan akhirnya mengeroyok korban.
Source: Jawa Pos August 15, 2016 10:30 UTC