REPUBLIKA.CO.ID, RAMALLAH -- Otoritas Palestina menutup sementara aktivitas ibadah di masjid-masjid dan gereja-gereja di Tepi Barat yang diduduki pada Sabtu (14/3) waktu setempat. Kementerian Urusan Agama Palestina meminta warga Palestina untuk beribadah di rumah. Dan untuk mengurangi pertemuan sebanyak mungkin, kami menyerukan umat Muslim kami di Palestina untuk mengadakan shalat di rumah," kata sebuah pernyataan kementerian dilansir Reuters. Otoritas Palestina telah menetapkan keadaan darurat di Tepi Barat yang diduduki dan mengisolasi Betlehem setelah tujuh kasus virus corona terkonfirmasi di kota tersebut. Hamas yang mengendalikan Gaza menutup penyeberangan perbatasan Gaza dengan Israel dan Mesir untuk perjalanan.
Source: Republika March 15, 2020 03:33 UTC