TEMPO.CO, Sleman - Ratusan warga di Desa Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengikuti sosialisasi rencana proyek tol Yogyakarta-Solo di Balai Desa Bokoharjo, Rabu 4 Desember 2019. Dalam sosialisasi tersebut, banyak warga di Dusun Jobohan dan Pelemsari yang terdampak pembangunan tol itu mempertanyakan kejelasan besaran nilai ganti untung atas lahan, bangunan, dan tanaman milik mereka yang tergusur proyek Tol Solo - Yogya tersebut. Beberapa warga mengaku kecewa dengan sosialisasi tersebut karena mereka berharap segera mengetahui berapa harga ganti untung untuk bidang tanah atau bangunan yang terdampak. Sebab, hanya sebagian dari 500 meter persegi tanah miliknya yang terkena proyek tol Solo - Yogya. Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono angkat bicara soal proyek pembangunan tol Solo - Yogyakarta.
Source: Koran Tempo December 04, 2019 20:37 UTC