Polisi masih melakukan penyelidikan atas vaksin kedaluarsa ini. REPUBLIKA.CO.ID, SHANGHAI -- Kepolisian di sebelah timur provinsi Jiangsu, Cina mulai melakukan investigasi vaksin kadaluarsa. The Global Times, Senin (14/1) melaporkan penyelidikan ini dilakukan setelah setidaknya 145 anak menerima vaksin polio kedaluarsa. Kasus vaksin kedaluarsa ini menjadi pukulan terbaru bagi industri vaksin di Cina. Tahun lalu perusahaan pembuat vaksin di Cina, Changsheng Bio-technology terlibat dalam skandal pemasulan data vaksin rabies.
Source: Republika January 14, 2019 02:26 UTC