TEMPO.CO, Jakarta - Seorang wartawan dan dua kerabatnya tewas dalam sebuah aksi penembakan di Jalalabad, Provinsi Nangarhar, Afghanistan, Sabtu malam, 2 Oktober 2021. Grup media independen Afghanistan, Afghan Journalists Safety Committee (AJSC), mengutuk pembunuhan tersebut. Hingga kini, belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas aksi penembakan itu. Semenjak Taliban mengambil alih kekuasaan pada pertengahan Agustus, sedikitnya 10 orang tewas dan banyak orang lainnya terluka saat Jalalabad menghadapi serentetan serangan bom. Kota Jalalabad berjarak sekitar 120 km dari timur ibu kota Afghanistan, Kabul.
Source: Koran Tempo October 03, 2021 10:41 UTC