ANTARA/JafkhairiTEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah wilayah di Jabodetabek, khususnya Bogor, belakangan dilanda hujan dengan intensitas lebat yang turun selama 24 jam disertai angin kencang. "Awan-awan yang terbentuk pada masa transisi adalah awan-awan hujan konvektif yang berpotensi petir, hujan lebat sehingga kondisi cuaca sangat ekstrim seperti yang terjadi saat ini," kata dia. Bahkan berdasarkan pantauan, terjadinya penurunan pusat tekanan rendah di Samudera Hindia barat dan laut Australia, berakibat terjadinya cuaca yang sangat buruk di wilayah Jawa, Bali dan Nusa Tenggara, "Cuaca buruk dan curah hujan yang cukup ekstrim disertai angin kencang diperkirakan terjadi merata di semua daerah itu," kata Dedy. Dia mengatakan, untuk wilayah Jabodetabek khususnya Bogor masa musim penghujan masih akan terjadi hingga akhir April 2017. Dengan curah hujan yang sangat ekstrim ini, Dedy mengimbau agar masyarakat yang tinggal di daerah perbukitan untuk mewaspadai bencana tanah longsor.
Source: Koran Tempo February 12, 2017 07:03 UTC