TEMPO.CO, Jakarta - Sesuai data dari Globocan 2018 epidemiologi kanker di Indonesia, dari seluruh pasien maka kanker payudara ada pada urutan pertama dari total seluruh pasien kanker dan urutan kedua penyebab kematian terbanyak. Untuk itulah sosialisasi tentang deteksi dini kanker payudara harus diketahui dan dilaksanakan sejak awal oleh setiap orang, terutama kaum perempuan, walau laki-laki pun bisa terdiagnosa kanker payudara. Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) bekerjasama dengan Rumah Millennials , Women Beyond, dan Universitas Prima Indonesia melakukan sosialisasi virtual tentang deteksi dini kanker payudara. RS Kanker Dharmais pernah merawat pasien kanker payudara berusia 16-21 tahun. Beberapa kemungkinan perempuan muda terkena kanker payudara bisa jadi karena adanya faktor hormonal, pola hidup tak seimbang, atau keturunan.
Source: Koran Tempo January 17, 2021 12:33 UTC